BIBC 2022: BNI, Telkom, Indika, hingga Toyota Beberkan Peluang 2022

BIBC 2022: BNI, Telkom, Indika, hingga Toyota Beberkan Peluang 2022

Indoxxi.best, JAKARTA — BISNIS INDONESIA BUSINESS CHALLENGES 2022 ARAH BISNIS 2022: Momentum Kebangkitan Ekonomi memasuki hari kedua. Pada hari ini, Kamis (16/12/2021) tampil sebagai pembicara utama Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi/BPKM RI Indra Darmawan. Selain itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Arsjad Rasjid akan memberikan sambutan pada kesempatan yang sama. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, BIBC 2022 melihat 2022 sebagai momentum emas bagi pemulihan ekonomi Indonesia, setelah mengalami guncangan hebat selama 2020-2021 akibat wabah Covid-19. Meredupnya penularan virus pada gelombang kedua, dan program vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan pada tutup tahun 2021 mencapai 70 persen dari jumlah penduduk, memunculkan optimisme baru pada perekonomian.

Pada hari ini, sektor yang akan menjadi fokus adalah ekonomi digital, energi terbarukan, dan industri otomotif. Anda bisa mengikuti laporan singkat acara secara live di sini, selamat menyaksikan!

Berikut susunan acaranya:

14:26 WIB

Indikai Energy Bakal Genjot Pendapatan Non-Batu Bara

Vice President Director and Group CEO PT Indika Energy Tbk. Azis Armand mengatakan saat ini hampir 80 persen pendapatan perusahaan berasal dari sektor batu bara dan penunjangnya. Seiring dengan upaya kontribusi perusahaan terhadap ekonomi yang berkelanjutan, Indika Energy akan menggenjot pendapatan dari sektor non-batu bara. 

Indika menargetkan pada pada 2025, pendapatan dari sektor non-batu bara akan menyumbang 50 persen atau setara dengan pendapatan dari sektor batu bara. Selanjutnya pada 2050, Indika membidik status sebagai perusahan energi net zero emission.

14:20 WIB

Ada 6 Peluang Investasi Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM RI Dadan Kusdiana menjabarkan ada enam peluang investasi pembangkit listrik  energi baru terbarukan, yakni PTLS atap, PLTS skala besar, PLTS terapung, PLT panas bumi, PLT bioenergi, dan PLTU co-firing. 

PLTS atap diperkirakan akan menyerap US$3 miliar, PLTS skala besar US$3,2 miliar, PLTS terapung US$18 miliar, PLT panas bumi US$17,3 miliar, PLT bioenergi US$2,2 miliar, PLTU co-firing US$1,7 miliar. 

14:00 WIB

Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Akan Menyerap Investasi US$1.043 Miliar

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM RI Dadan Kusdiana mengatakan nilai investasi pembangkit listrik yang dibutuhkan untuk menuju energi baru tebarukan hingga 40 tahun ke depan adalah US$1.043 miliar atau US$25 miliar per tahun. 

Investasi tersebut akan digunkan untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan yang saat ini teknologinya sudah dimiliki oleh Indonesia. Dalam 4-5 tahun ke depan Indonesia akan semakin kompetitif dalam menggunakan tenaga surya yang dikombinasikan dengan baterai. 

13:37 WIB

BNI Ungkap Alasan Rencana Akuisisi Bank Mayora

Direktur IT dan Operasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. YB Hariantono mengatakan bahwa perusahaan telah memiliki strategi yang jelas untuk mendirikan bank digital. Satu poin utama adalah mengincar segmen UKM, di mana memiliki populasi lebih dari 60 juta unit usaha di Indonesia. 

Kedua, kemampuan teknologi dengan bermitra dengan perusaaan teknologi. Kemudian, adalah mencari ekosistem untuk menjual produk kepada segmen UMKM dengan mengandalkan solusi digital. Terakhir kemampuan mengelola risiko yang sudah dimiliki oleh perbankan tradisional. 

Adapun PT Bank Mayora adalah satu bank kecil yang memiliki fokus menyasar segmen UMKM.

13:22 WIB

BNI Sebut Punya 4.000 Partner yang Terhubung dengan Open API

YB Hariantono, Direktur IT dan Operasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mengatakan saat ini ada lebih dari 4.000 partner yang terhubung dengan open banking perusahaan. Lebih rinci, dia mengatakan bahwa sekitar 75 persen peer to peer(P2P) lending sudah terhubung dengan open API BNI. 

Ada tiga macam kerja sama model yang saat ini  dijalankan, yakni sebagai fasilitator yang hanya menyiapkan pembayaran, transfer. Kedua, partnership, artinya BNI bisa menjual produk mulai dari pembukaan rekening hingga permintan kredit ke ekosistem. Ketiga orchestrator atau terlibat dalam membangun proses bisnis dari awal agar digital platform tersebut bisa terhubung dengan bank dan melayani konsumen secara spesifik. 

13:12 WIB

Produk Perbankan Harus Digital Ready

Direktur IT dan Operasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. YB Hariantono mengatakan ke depan produk perbankan hanya digital ready. Artinya setiap produk harus bisa diintegrasikan dengan platform digital lain. 

Dia menjelaskan bahwa tren ekosistem digital adalah membangun platform dan menjual produk orang lain. Hal tersebut didukung dengan sistem open API yang sudah lazim digunakan saat ini. 

“Dalam perkembangan ekosistem digital semua terhubung. jadi produk tidak hanya dijual di platform sendiri, tetapi produk ini bisa dijual platform startup siapapun,” katanya.

12:08 WIB

Tantantangan Ekonomi Digital di Indonesia

Dekan FEB Universitas Indonesia Teguh Dartanto mengatakan masih ada kesenjangan akses internet di Indonesia menjadi tantangan pertumbuhan ekonomi digital. Satu sisi, ada satu daerah yang sudah memiliki koneksi internet mumpuni, tetapi banyak daerah yang lain yang tidak memiliki akses. 

Dalam catatan Teguh, ada 6.750 desa tidak memiliki akses telekomunikasi. Kemudian ada 6.961 desa tidak memiliki akses internet. 

11:50 WIB

SDM Menjadi Tantangan Startup

Wakil Ketua Umum Indonesia E-commerce Association (idEA) Budi Primawan mengatakan bahwa sumber daya manusia menjadi tantangan startup atau perusahaan rintisan berbasis teknologi. Saat ini kebutuhan tidak hanya talenta di bidang teknis, tetapi juga perlu banyak tenaga kerja bergerak di sektor lain.

“Pemasaran, bisnis, yang bisa memanfaatkan ekonomi digital sehingga bisa menjadi satu kekuatan yang bermanfaat,” katanya. 

Selain itu, ekosistem startup juga membutuhkan talental yang dapat mengoptimalkan ekonomi digital. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi digital Indonesia bisa optimal. 

11:20 WIB

Tren Terkini: Perusahaan Telekomunikasi Makin Beririsan dengan OTT

Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan perusahaan telekomunikasi tengah berusaha bergeser ke bisnis digital platform dan layanan digital.

“Digital platform seperti data center, big data, security, blockchain, AI, dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, perusahaan berbasis teknologi juga mulai merambah bisnis infrastruktur telekomunikasi, seperti Google dan Amazon. Hal ini adalah fenomena yang terjadi secara global. 

11:10 WIB

Kadin Beberkan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha Tahun Depan

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan sekitar 82,8 persen pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan. Oleh karena itu pada tahun depan diharapkan pemerintah dapat memberikan dukungan melalui insentif pajak dan keringanan biaya produksi seperti tagihan listrik. Selain itu dunia usaha juga akan membutuhkan relaksasi pembayaran kredit dan bantuan modal untuk usaha kecil.

Selengkapnya simak beritanya di sini.

11:00 WIB

Kadin: Ada 6 Peluang Bagi Pelaku Usaha Pada Tahun Depan

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Arsjad Rasjid menyampaikan peluang pelaku usaha pada tahun depan adalah permintaan domestik, G-20, harga komoditas, program stimulus, pembangunan infrastruktur, dan agenda reformasi struktural. 

10:55 WIB

Kadin Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 6 Persen

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai di angka 6 persen pada tahun 2022. 

Arsjad beralasan proyeksi yang tinggi itu ditopang oleh meningkatnya aktivitas masyarakat seperti belanja, wisata dan bekerja di kantor seiring dengan masifnya kegiatan vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat. 

“Saya sendiri personally punya optimisme mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen,” kata Arsjad.

10:53 WIB

Target Realisasi Investasi 2022 Rp1.200 Triliun

BKPM membidik realisasi investasi tahun depan dapat mencapai Rp1.200 trilliun. Hal ini guna mencapai pertumbuhan PDB 5,4 persen hingga 6,4 persen.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi/BPKM RI Indra Darmawan mengatakan ada tiga fokus utama sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah hilirisasi sumber daya alam, ekonomi hijau, dan ekonomi digital.

Adapun ada beberapa hal yang membuat BKPM RI optimistis target tersebut tercapai, satu di antaranya sejak 2018 ada rencana investasi sekitar Rp2.000 triliun. Data kami menunjukan dari rencana yang disampaikan, sepertiga terealiasasi. 

Kemudian pemerintah akan menagih investasi kepada lebih dari 100 perusahaan yang menikmati fasilitas fiskal, yang nilainya sekitar Rp900 triliun. Sampai kemarin itu, lebih dari 100 perusahaan tersebut dalam tahap investasi 30-70 persen. 

Selain itu juga ada investasi mangkrak Rp708 triliun sejak November 20219 dan saat ini sudah terealisasi Rp550 triliun. Dengan demikian masih ada yang dapat didorong pemerintah untuk direalisasikan.  

10:49 WIB

Ini Dampak Investasi Terhadap Perekonomian Indonesia

Kementerian Investasi/BKPM RI mencatat realisasi investasi pada kuartal III/2021 sebesar 216,7 triliun memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi nasional senilai Rp354,19 triliun. 

Bila dirinci, Rp216,7 adalah dampak initial, Rp88,65 triliun dampak langsung, dan Rp48,84 triliundampak tidak langsung.

Selain itu juga memberikan dampak terhadap peningkatan nilai tambah sebesar Rp193,54 T yang terdiri dari Rp112,16 triliun dampak initial, Rp52,37 triliun dampak langsung, dan Rp29 triliun dampak tidak langsung.

Kemudian, BKPM RI juga mencatat peningkatan output, nilai tambah, dan lapangan kerja terdistribusi ke seluruh provinsi di Indonesia dengan kenaikan terbesar berada di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Riau, dan Jawa Tengah.

Sementara itu kenaikan nilai tambah terbesar di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Riau, dan Banten. Penciptaan lapangan kerja terbesar terjadi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Papua, dan Banten.

10:45 WIB

Realisasi Investasi Capai 73 Persen, PMA dan PMDN Seimbang

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi/BPKM RI Indra Darmawan mengatakan realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2021 mencapai 73 persen atau sekitar Rp559 triliun dari target Rp900 triliun. 

Hal menarik dari realisasi investasi tahun ini adalah penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) hampir seimbang. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini realisasi PMA Rp331,7 triliun (50,3 persen) dan PMDN Rp327,7 triliun (49,7 persen). Sebelumnya PMA mendominasi dengan kisaran kontribusi 70 persen. 

Selain itu, investasi di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa juga hampir seimbang. Pulau Jawa mencatat Rp340,7 triliun  (51,7 persen) dan luar Pulau Jawa Rp318,7 triliun (48,3 persen).

10:35 WIB

Indonesia Rangking 17 Negara Tujuan Utama Investasi Dunia

Di tengah ketidakpastikan ekonomi global, Indonesia masih memiliki daya tarik sebagai negara tujuan investasi. Laporan dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) tahun 2021, Indonesia meduduki rangking 17. Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi/BPKM RI Indra Darmawan mengatkan Indonesia berada di atas Prancis, Vietnam, dan Jepang.

10:25 WIB

BKPM: Ketidakpastian Masih Ada Pada Tahun Depan

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BPKM RI Indra Darmawan mengatakan tahun 2021 adalah periode pemulihan yang dipenuhi ketidakpastian dan ketidakmerataan di level global. Negara yang memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 tinggi dan mengguyur banyak stimulus, pulih lebih cepat. Akan tetapi negara yang memiliki kondisi sebaliknya, pulih lebih lambat. 

Pada tahun depan, pemerintah awalnya berasumsi pandemi Covid-19 akan bergeser menjadi endemi. Namun, varian baru, Omicron membuat keyakinan tersebut goyang. Oleh karena itu Indra menilai segala risiko pada tahun ini masih akan mewarnai perekonomian 2022. 

09:54 WIB

Link Youtube Acara BIBC 2022 16 Desember 2021

Acara BIBC 2022 hari ini, Kamis 16 Desember 2021 dimulai pukul 09.55 WIB. Berikut tautan link youtube acara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :


Konten Premium

Masuk / Daftar

About Indoxxi

Check Also

Kilang Pertamina Balikpapan Terbakar, Produksi Solar Turun

Indoxxi.best – Kebakaran di kilang Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, telah menyebabkan penurunan produksi solar …

Leave a Reply

Your email address will not be published.