BPOM Temukan Kopi Saset Mengandung Parasetamol dan Viagra, Efeknya Bikin Kerusakan Ginjal Hingga Kematian

Indoxxi.best – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini menemukan bahwa makanan dan obat tradisional mengandung bahan kimia obat. Dalam temuannya, BPOM menemukan sejumlah sachet kopi yang mengandung parastamol dan juga Sildenafil atau yang juga dikenal dengan viarga alias obat kuat untuk pria.

Adapun merek barang bukti makanan olahan dan obat tradisional yang ditemukan antara lain Kopi Male, Kopi Cleng, Kopi Mr, Spider, Madu Urat, dan Jakarta Bandung.

“Bahan Kimia Obat adalah bahan yang dilarang digunakan dalam obat tradisional dan makanan olahan. Bahan kimia obat seperti Parasetamol dan Sildenafil merupakan bahan yang digunakan untuk produksi obat. Jika tidak digunakan sesuai aturan pakai (dosis), bahan kimia obat ini dapat menimbulkan risiko tinggi dan efek samping yang dapat membahayakan kesehatan,” kata Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, dalam keterangannya belum lama ini.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan obat tradisional dan makanan olahan seperti kopi yang mengandung Parasetamol dan Sildenafil.

Penny melanjutkan, penggunaan obat parasetamol dan sildenafil yang tidak tepat dapat mengakibatkan efek samping ringan, berat, bahkan kematian. Parasetamol dapat menimbulkan efek samping mual, alergi, tekanan darah rendah, gangguan darah, dan jika digunakan terus menerus dapat menimbulkan efek yang lebih fatal seperti kerusakan hati dan ginjal.

Baca juga:
Hati-hati! Ini adalah reaksi alergi yang serius dari penggunaan parasetamol, segera cari bantuan

Sedangkan Sildenafil dapat menimbulkan efek samping mulai dari yang ringan seperti mual, diare, kemerahan pada kulit, hingga reaksi yang lebih serius seperti kejang, detak jantung tidak teratur, penglihatan kabur atau kebutaan mendadak, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Lebih lanjut, Kepala Badan POM mengingatkan para pelaku usaha obat dan makanan untuk tetap melakukan kegiatan produksi sesuai ketentuan dengan menerapkan cara produksi yang baik, menggunakan bahan yang aman dan selalu mengutamakan kesehatan masyarakat. Pelaku usaha juga dilarang mempromosikan produk dengan memberikan informasi yang tidak benar atau menyesatkan masyarakat.

“Masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan atau menyampaikan pengaduan ke Badan POM apabila menemukan produk yang tidak sesuai ketentuan, produk ilegal atau diduga mengandung bahan berbahaya,” kata Penny.

Badan POM juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan tidak mudah tergiur dengan iklan yang berlebihan saat berbelanja online.

Baca juga:
Update Global Covid-19: Kematian Dunia Capai 6 Juta, Indonesia Masuk 10 Besar Terbanyak

About Indoxxi

Check Also

4 Makanan Agar Cepat Sembuh dari Omicron, Bisa Meringankan Gejala Covid-19 yang Muncul!

Senin, 28 Februari 2022 | 07:47 WIB makanan agar cepat sembuh dari omicron (pixabay) Cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published.