Local Mayor in Africa Transports 200 Kilograms of…

Aparat kepolisian membongkar paket kokain yang disita dari penyelundup / Kredit: NORBERTO DUARTE, AFP

indoxxi.best, AFRIKA – Polisi di Niger utara menyita lebih dari 200 kilogram kokain senilai US$8,7 juta (sekitar Rp 124,45 miliar) yang diangkut dengan truk dinas walikota setempat.

Hal itu diungkapkan dua petugas kepolisian Niger, Senin (3/1).

Walikota dan sopirnya, yang berada di dalam kendaraan pada saat itu, ditangkap dengan 199 blok kokain di sebuah pos pemeriksaan di jalan menuju utara dari pusat komersial di kota Agadez pada hari Minggu, kata kedua polisi itu.

Sebuah pernyataan dari Markas Besar Niger untuk Pemberantasan Perdagangan Obat Gelap menegaskan bahwa lebih dari 200 kg kokain telah disita di Agadez tetapi tidak memberikan rincian.

Afrika Barat telah mencatat serangkaian rekor penangkapan dalam beberapa tahun terakhir.

Wilayah Afrika ini merupakan jalur transit paling sering bagi pengedar narkoba dalam perjalanan dari Amerika Selatan ke Eropa.

Pihak berwenang Senegal menyita lebih dari dua ton kokain murni dari sebuah kapal di lepas pantai Atlantik pada Oktober 2021, dan pihak berwenang Gambia hampir tiga ton kokain pada Januari 2021 dalam pengiriman yang berasal dari Ekuador.

Setelah penyitaan 17 ton resin ganja senilai sekitar $37 juta di Niger pada Mei 2021, koordinator unit obat Interpol Jan Drapal mengatakan kepada Reuters bahwa bandar narkoba melakukan pengiriman yang lebih besar sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan di Eropa. (semut/dil/mcr20/jpnn)

Berita ini telah tayang di INDOXXI.best dengan judul: Edan, walikota tertangkap basah saat membawa 200 kg kokain menggunakan mobil dinas

Seorang mayor lokal di Afrika ditangkap di sebuah pos pemeriksaan karena mengangkut 200 kilogram kokain.

About Indoxxi

Check Also

Ukuran Piston Tiger Lengkap dengan Cara Merawatnya, Begini Triknya agar Awet

Indoxxi.best – Bagi yang suka motor macan, maka Anda harus melihat artikel ini. Pasalnya, pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published.