SATA jadi Cara Pemprov Jawa Timur Lihat Kondisi Masyarakat

GenPI.co Jawa Timur – Pemprov Jatim sedang mempersiapkan agar data di organisasi perangkat daerah (OPD) bisa terkoneksi dengan sistem big data.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan dengan adanya big data akan memudahkan dalam menangani permasalahan yang muncul di masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur, ada 337 aplikasi layanan publik yang saat ini sedang diproses oleh OPD Pemprov.

BACA JUGA: Pemerintah Disarankan Buat Big Food Data

Emil mengatakan sistem big data dibutuhkan untuk dapat menggambarkan kondisi masyarakat dari berbagai aplikasi tersebut.

“Kita sebut satu data (SATA), data ini menjadi kebijakan agar tidak lagi terkotak-kotak, seperti contoh data penerima bansos, bisa kita cek kondisinya,” kata Emil, Selasa (4/1). .

BACA JUGA: Eri Cahyadi Sampai Data Stunting, Ada Kabar Gembira

Misalnya di sektor pertanian, big data bisa menentukan kondisi petani saat ini yang sudah menerima pupuk bersubsidi atau belum.

“Atau di pendidikan mereka di sekolah swasta yang belum mendapatkan SPP gratis, semua ini bisa dicek saat datanya terintegrasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Kadin Jatim Ungkap Data Mengejutkan Terkait Pasar Digital

Penataan data melalui big data, kata Emil, sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2020. Dasar yang digunakan adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Tonton video ini:

About Indoxxi

Check Also

Ukuran Piston Tiger Lengkap dengan Cara Merawatnya, Begini Triknya agar Awet

Indoxxi.best – Bagi yang suka motor macan, maka Anda harus melihat artikel ini. Pasalnya, pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published.