Terungkap! Ini Penyebab Gejala Varian Omicron Lebih Ringan Dibandingkan Varian Delta

Indoxxi.best – Sejumlah penelitian menemukan bahwa varian Omicron dari infeksi COVID-19 memiliki gejala yang lebih ringan daripada varian Delta. Apa penyebabnya?

Berdasarkan bukti yang ada, diketahui bahwa salah satu kemungkinan penyebab gejala varian Omicron yang lebih ringan adalah area saluran pernapasan yang diserang. Manajer Insiden Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Abdi Mahamud mengatakan varian Omicron mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas.

“Kami menemukan lebih banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Omicron menginfeksi tubuh bagian atas. Berbeda dari yang lain, yang dapat menyebabkan pneumonia berat,” katanya dalam konferensi pers.

Namun, dia menambahkan transmisi Omicron yang tinggi berarti varian tersebut bisa menjadi dominan dalam beberapa minggu di banyak tempat. Hal ini dapat menimbulkan ancaman bagi negara-negara di mana mayoritas penduduknya tetap divaksinasi.

Baca juga:
Satgas Sebut Kepulauan Riau Tidak Punya Alat Deteksi Omicron

Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Pernyataannya tentang penurunan risiko penyakit parah mendukung data lain yang mencakup penelitian di Afrika Selatan, yang merupakan salah satu negara pertama yang melaporkan kemunculan Omicron.

Namun, Mahamud juga memberikan satu peringatan, menyebut Afrika Selatan sebagai “situasi yang berbeda” karena populasinya yang masih muda di antara faktor-faktor lainnya.

Ditanya tentang apakah vaksin Omicron khusus diperlukan, Mahamud mengatakan terlalu dini untuk mengatakannya, tetapi menekankan bahwa keputusan tersebut memerlukan koordinasi global dan tidak boleh diserahkan kepada sektor komersial untuk memutuskan sendiri.

Belajar dari Inggris

Bukti gejala COVID-19 varian Omicron yang lebih ringan terlihat pada pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di Inggris.

Baca juga:
Cegah Penyebaran Omicron, Polisi Perketat Akses Masuk Jatim

“Saat ini, jika Anda melihat orang-orang yang dirawat di rumah sakit, mereka datang dengan kondisi yang lebih ringan dari sebelumnya,” kata Menteri Vaksin dan Kesehatan Masyarakat Maggie Throup.

About Indoxxi

Check Also

Peneliti Temukan Virus Corona Menginfeksi Jaringan di Penis, Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Indoxxi.best – Sebuah penelitian pada kera rhesus yang dilakukan oleh tim peneliti AS menunjukkan bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published.