the-king’s-man-tuai-ulasan-buruk-dari-kritikus-film

The King’s Man Tuai Ulasan Buruk dari Kritikus Film


The King’s Man mendapat rating sebesar 43 persen dari kritikus film di laman agregator Rotten Tomatoes. (dok. 20th Century Studios/Marv Films/Marv Studios via IMDb)

Jakarta, Indoxxi —

The King’s Man mendapat rating sebesar 43 persen dari kritikus film di laman agregator Rotten Tomatoes. Kritikus menilai film ini gagal meneruskan keunggulan dua film Kingsman sebelumnya.

Seperti yang dikutip dari laman Rotten Tomatoes, prekuel dari waralaba Kingsman ini gagal menyaingi dua film Kingsman sebelumnya yakni, Kingsman: The Secret Service (2014) yang memiliki rating 75 persen dan Kingsman: The Golden Circle (2017) dengan rating 51 persen.

Kritikus film Richard Roeper dari Chicago Sun-Times menilai The King’s Man gagal dalam mengeksekusi aksi petualangan dan humor satir yang menjadi keunggulan Kingsman di dua film terdahulunya.


Sedangkan Lindsey Bahr dari Associated Press menyoroti akting pemeran utama pria, Ralph Fiennes sebagai Orlando Oxford yang tampil kurang maksimal. Fiennes yang dikenal sebagai aktor berkharisma dan selalu baik dalam membawakan adegan aksi justru tidak muncul di film ini.

Hal senada juga diutarakan Norman Wilner dari NOW Toronto. Ia menilai bahwa The King’s Man sebagai film terbodoh tahun ini, yang mana sangat disayangkan karena film ini dibintangi aktor kenamaan Ralph Fiennes.

Sementara itu, kritikus film Brian Tallerico dari RogerEbert.com menilai The King’s Man membosankan. Kebosanan itu berhasil diselamatkan oleh aksi deretan pemeran yang dibalut koreografi aksi yang menghibur. Ia juga menilai perpaduan antara drama perang dan aksi patriotik dalam film ini kurang pas.

Kemudian kritikus film Hoai-Tran Bui dari Slashfilm menilai The King’s Man masih mempraktikkan gaya penceritaan film-film waralaba yang konservatif, yakni hanya mencari keuntungan tanpa mempertimbangkan ceritanya.

Film The King’s Man berlatar beberapa tahun sebelum petualangan Harry, Eggsy dan Merlin di dua film Kingsman sebelumnya. Secara garis besar, The King’s Man mengungkap asal usul berdirinya badan intelijen independen pertama Kingsman.

Agensi ini bertujuan untuk menumpas para tiran dan dalang kriminal dalam merencanakan serangkaian peristiwa untuk memicu perang yang akan memusnahkan jutaan orang.

Orlando Oxford (Ralph Fiennes), seorang bangsawan Inggris berusaha menjaga putranya, Conrad Oxford (Harris Dickinson), dari dampak negatif peperangan dan sisi gelap dunia.

[Gambas:Youtube]

Oxford lalu mengumpulkan dua orang kepercayaannya, pengawal bernama Shola (Djimon Hounsou) dan Polly (Gemma Arterton), seorang pengurus rumah tangga yang pandai untuk mencari dalang di balik Perang Dunia I.

Saat misi itu hampir selesai, Oxford mendapat kabar buruk bahwa Conrad ikut berperang. Hal itu membuyarkan perhatian Oxford yang sedang mencari cara untuk menghentikan perang.

Selain Ralph Fiennes, Gemma Arterton, Rhys Ifans, film The King’s Man juga dibintangi oleh Matthew Goode, Tom Hollander, Harris Dickinson, Daniel Brühl, Djimon Hounsou, dan Charles Dance.

Film ketiga dari waralaba Kingsman, The King’s Man telah tayang di bioskop Rabu (22/12).

(nly/end)

[Gambas:Video CNN]

About Indoxxi

Check Also

Mina TWICE Masih Menggunakan Earphone Berkabel, Dan Anda Harus Menyetujui Alasan Yang Dapat Disebut Dibaliknya

Banyak kontak dengan DUA KALI‘S Mina karena menjadi seorang introvert yang pendiam, dan baru-baru ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published.