Turnamen Tenis Tertua di Indonesia kembali Diadakan di Bandung

Turnamen Tenis Tertua di Indonesia kembali Diadakan di Bandung

INDOXXI – Setelah sempat vakum selama lebih dari satu tahun akibat pandemi Covid-19, Seneca Indonesia FIKS Sportama Junior Tenis Open kembali digelar.

Turnamen ini diselenggarakan mulai tanggal 18 sampai 23 Desember di tiga lapangan tenis yaitu Taman Maluku, Siliwangi, dan UPI.

Turnamen kali ini hanya mempertandingkan U-12, U-14, U-16 dan U-18. Namun, meski demikian animo peserta sangat antusias, dimana 330 petenis ikut serta pada turnamen tenis tertua di Indonesia tersebut.

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) Rildo Ananda Anwar mengatakan, dirinya sangat mendukung adanya turnamen ini karena ini merupakan salah satu turneman tenis tertua di Indonesia.

Baca Juga: Sebut Tak Ingin Permalukan Ustaz, Ridwan Kamil Mengalah Saat Main Tenis Meja dengan UAH

Dia menuturkan, saat pandemi Covid masih tinggi seluruh pertandingan memang tidakdiijinkan oleh Satgas Covid-19. Namun, sekarang ketika sudah mulai landai berbagai turnamen sudah mulai digelar.

“Ketika sudah mulai jalan kembali kita mulai turnamen di Tegal dan lalu di Magelang. Saat di Tegal jumlah peserta mencapai 550 orang dan kelihatan para atlet sangat rindu untuk kembali bertanding,” tutur Rildo seusai membuka Seneca Indonesia FIKS Sportama Junior Tenis Open 2021, di lapangan tenis Taman Maluku, Minggu 19 Desember 2021.

Dari turnamen ini nantinya diharapkan bisa melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang bisa mengharumkan nama Jawa Barat dan Indonesia di berbagai turnamen baik nasional maupun internasional.

“Yang selalu saya tekankan pertandingan itu adalah ukuran daripada prestasi anak-anak. Kalau ada latihan tanpa pertandingan, mereka tidak akan tahun untuk mengukur kemampuannya,” katanya.

About Indoxxi

Check Also

Andy Murray Kembali Dilatih Ivan Lendl

Indoxxi.best – Andy Murray akan dilatih oleh Ivan Lendl untuk ketiga kalinya dalam karirnya saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published.