Ustaz Yusuf Mansur Digugat 2 TKI di Hong Kong dalam Kasus Tabung Tanah

Indoxxi.best – Ustaz Yusuf Mansur kembali dilaporkan dalam kasus investasi. Baru-baru ini, dua TKI asal Hongkong, Sri Sukarsi dan Marsiti digugat oleh dua TKI selama 45 tahun.

Kasus tersebut pertama kali disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang hari ini, Rabu (5/1/2022). Sidang kasus nomor 1366 itu digelar pada pukul 10.30 WIB dan masing-masing pihak diwakili oleh pengacara.

Penggugat diwakili oleh Asfa Davy Bya sedangkan Ustaz Yusuf Mansur diwakili oleh Ariel Mochtar. Menurut Asfa, sebenarnya ada dua kasus.

“Ada lima korban yang memberikan kuasa kepada kami, hari ini ada dua korban untuk investasi tabung tanah,” kata Asfa usai persidangan.

Baca juga:
Ustaz Yusuf Mansur Disidang di PN Tangerang, Dua Anak Tewas Ditabrak Truk di Balaraja

Asfa menuturkan, kasus ini bermula saat Ustaz Yusuf Mansur memberikan kuliah di Hongkong pada 2014. Usai kuliah, Ustaz Yusuf menawarkan investasi tabung tanah dan lima orang tertarik.

Uang investasi itu sendiri sebenarnya sudah dikembalikan. Namun, yang diminta Sri Sukarsi dan Marsiti adalah uang spiritualitas dan uang investasi. Mereka beranggapan, meski uang sudah dikembalikan, harus ada nilai investasi yang harus diberikan.

“Yang kami gugat adalah uang bagi hasil. Kedua, kami ingin tahu uang investasi tahun 2014 itu digunakan untuk apa? Tabungan tanah itu apa? Itu yang ingin kami ketahui?” kata Asfa.

Ariel Mochtar yang mewakili Ustaz Yusuf Mansur enggan angkat bicara soal sidang karena agenda sidang masih mediasi. Namun dia memastikan kliennya mau bekerja sama dalam kasus ini.

“Untuk masalah hukum, dia sangat kooperatif, dan menjalankan hukum,” tambah Ariel.

Baca juga:
Ustaz Yusuf Mansur Akan Disidangkan Besok Kamis di Pengadilan Negeri Tangerang

About Indoxxi

Check Also

Mina TWICE Masih Menggunakan Earphone Berkabel, Dan Anda Harus Menyetujui Alasan Yang Dapat Disebut Dibaliknya

Banyak kontak dengan DUA KALI‘S Mina karena menjadi seorang introvert yang pendiam, dan baru-baru ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published.