Varian IHU, Ini Gejala yang Dialami Pasien Pertama!

Indoxxi.best – Varian baru virus corona yang diyakini berasal dari Kamerun, Afrika Barat, yakni varian IHU menjadi sorotan. Varian IHU ini telah menginfeksi 12 orang di Prancis.

Para peneliti telah menyatakan sedikit kekhawatiran bahwa varian IHU ini akan gagal mengendalikan transmisi, seperti varian Omicron.

Namun, Tom Peacock, seorang ahli virus di Imperial College berusaha memastikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang varian IHU.

“Coronavirus Covid-19 ini berpotensi menimbulkan masalah, tetapi tidak pernah benar-benar terbukti,” kata Tim Peacock. Cepat.

Baca juga:
Prancis Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal medis MedRxiv adalah yang pertama melaporkan varian IHU.

Ilustrasi Varian IHU. (Pixabay)

Para ahli menyebut varian baru virus corona sebagai varian IHU, karena ditemukan oleh tim peneliti dari Méditerrannée (IHU) Institute of Hospital Infection University.

Sementara itu, orang pertama yang terinfeksi varian IHU juga diketahui baru pulang dari Kamerun dan didiagnosis positif virus corona 3 hari setelah tiba di Prancis.

Namun, orang itu telah disuntik dengan vaksin Covid-19. Jadi, ia hanya mengalami gejala gangguan pernapasan ringan sehari sebelum diagnosisnya.

Gejala pernapasan dicatat dengan strain sebelumnya, termasuk batuk kering dan sesak napas, atau kesulitan bernapas.

Baca juga:
Studi: Efek Samping Virus Corona Covid-19 Ini Semakin Memburuk Seiring Usia

Namun, para ahli masih membutuhkan penelitian lebih lanjut tentang varian IHU untuk menemukan gejala lengkapnya.

Salah satu hal yang paling mengkhawatirkan dari varian IHU ini adalah ia memiliki 46 mutasi yang mungkin dapat mengikat sel manusia dan memungkinkan virus untuk berkembang biak.

Varian IHU yang dikenal sebagai B.1.640.2 terlihat bermasalah karena terdiri dari total 46 mutasi pada protein lonjakannya.

Namun, peneliti enggan terburu-buru mengambil kesimpulan soal varian IHU tersebut.

About Indoxxi

Check Also

Peneliti Temukan Virus Corona Menginfeksi Jaringan di Penis, Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Indoxxi.best – Sebuah penelitian pada kera rhesus yang dilakukan oleh tim peneliti AS menunjukkan bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published.